![]() |
| Sosial Media |
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, untuk menjadi admin media sosial yang sukses, ada baiknya ketahui terlebih dahulu beberapa cara menjadi admin media sosial yang sukses sebagai berikut.
1. Kenali Profil Perusahaan
Cara menjadi admin media sosial yang sukses pertama adalah
mengenali profil perusahaan. Meskipun seorang admin media sosial tidak
diharuskan untuk selalu datang ke kantor, namun memiliki pengetahuan tentang
perusahaan tempat ia bekerja adalah sebuah keharusan.
Sebab, hal tersebut akan membantumu ketika akan membuat dan
mengembangkan konten-konten kreatif yang akan diposting untuk media sosial
maupun berkomunikasi dengan audience.
Setidaknya kamu mengetahui sejarah perusahaan, visi dan misi
perusahaan dan beberapa hal lainnya terkait perusahaan secara mendalam.
2. Pahami Produk yang Dijual
Cara menjadi admin media sosial yang sukses selanjutnya
adalah memahami produk yang dijual perusahaan.
Hal ini menjadi sangat penting, karena perusahaan sebagai
penggerak bisnis ingin menjalankan sebuah strategi yang dapat menaikan omset
penjualan, termasuk strategi yang digunakan dalam media sosial.
Jika kamu tidak mengetahui apa saja produk perusahaan yang
dijual, itu juga akan menyulitkanmu dalam bekerja. Terlebih, ketika menjawab
sejumlah pertanyaan audience terkait produk perusahaan.
3. Kenali Target Pasar Perusahaan
Cara sukses menjadi admin media sosial yang ketiga adalah
mengenali target pasar dari perusahaan.
Jika target pasar perusahaan mu adalah milenial yang berada
pada rentang usia 20 tahun hingga 40 tahun, maka gaya bahasa yang kamu gunakan
juga sebisa mungkin menyesuaikan dengan gaya bahasa milenial yang santai dan tidak
terlalu resmi.
Kamu bisa mengenali target pasar perusahaan dengan cara yang
lebih mudah, salah satunya adalah dengan mengenal baik siapa saja yang menjadi
audience atau followers media sosialmu, lalu tentukan bagaimana cara
berkomunikasi yang tepat sesuai dengan karakteristik followers mu.
Sebagai informasi tambahan, generasi milenial sejatinya merupakan generasi bagi mereka yang lahir pada tahun 1980 sampai dengan 2000 seperti yang dilansir kemenpppa.go.id.
4. Ciptakan Sapaan Khusus untuk Followers
Hal keempat yang perlu kamu lakukan untuk menjadi admin
media sosial yang sukses adalah dengan membuat sapaan atau panggilan khusus
untuk followers media sosial mu.
Hal tersebut perlu dilakukan, agar followers merasa dekat
denganmu selaku admin media sosial.
Kamu bisa memanggil followers mu dengan panggilan khusus
seperti kawula muda, atau menggunakan panggilan aku – kamu, maupun memakai nama
panggilan sendiri untuk menyebutkan namamu.
Seperti misalnya “wah, maaf ya Din atas ketidaknyamanannya.
Bams cek dulu ya laporan kamu, nanti Bams kabarin lagi.”, ataupun beberapa
sebutan lainnya yang akan membuat followers mu merasa lebih dekat dan nyaman.
Dengan sapaan atau panggilan khusus yang sengaja diciptakan
untuk followers, membuat interaksi menjadi lebih menyenangkan, unik dan tidak
membosankan.
5. Profesional saat Bekerja
Cara menjadi admin media sosial yang sukses kelima adalah
bersikap profesional ketika bekerja. Maksudnya adalah kamu harus lebih
memprioritaskan akun media sosial perusahaan dibanding akun media sosial
pribadi.
Meskipun kamu bekerja di luar pengawasan kantor atau bekerja
secara remote, namun kamu tetap harus bekerja secara profesional.
Hal tersebut tidak hanya menunjukkan dedikasi mu terhadap
tanggung jawab pekerjaan, tetapi juga agar kamu dapat lebih fokus mengurus
berbagai macam hal terkait media sosial dan menyelesaikannya secara cepat dan
mudah.
6. Kreatif dan Responsif
Keenam yaitu kamu secara tidak langsung dituntut untuk
selalu kreatif dan responsif, ketika menjadi seorang admin media sosial.
Di mana, kemampuan kreativitas menjadi hal penting yang
harus dimiliki oleh seorang admin media sosial.
Sebab, kamu harus membuat konten-konten menarik yang sesuai
dengan kebutuhan untuk disajikan di akun media sosial perusahaan.
Tidak hanya itu, kamu juga harus responsif alias cepat
tanggap terhadap tugas-tugas pekerjaan mu, mengingat kamu bekerja secara online.
Responsif jika dilihat dari sisi lainnya juga dapat
diartikan sebagai cepat tanggap terhadap perubahan-perubahan atau pun update
yang terjadi di media sosial.
Mulai dari trend hingga fitur-fitur terbaru yang dikeluarkan
oleh platform media sosial. Seperti misalnya fitur baru dari Instagram,
Facebook, Twitter dan sebagainya yang bisa kamu gunakan dengan maksimal untuk
kepentingan pekerjaan.
7. Bekerja dengan Teliti
Pada poin ketujuh ini, bekerja dengan teliti menjadi salah
satu cara menjadi admin media sosial yang sukses.
Seperti misalnya, ketika kamu ingin mengunggah konten yang
berupa informasi produk atau informasi lainnya ke akun media sosial perusahaan,
ada baiknya kamu melakukan review terlebih dahulu dan memastikan bahwa konten
informasi yang diberikan sudah benar dan menarik.
Sebab, jika kamu melakukan kesalahan ketika mengunggah
konten di akun media sosial perusahaan, tentu ada resiko yang harus ditanggung.
Tidak menutup kemungkinan juga memiliki dampak yang cukup
serius, hingga menimbulkan masalah. Karena sejatinya, media sosial merupakan
citra dari sebuah perusahaan.
Maka dari itu, pastikan kamu memiliki konsentrasi yang
tinggi ketika bekerja. Kemudian, periksa terlebih dahulu pekerjaan yang akan
kamu unggah ke media sosial, sehingga kamu bisa menyelesaikan pekerjaan dengan
baik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
8. Mengetahui prime time di media sosial
Meski media sosial bisa kamu akses selama 24 jam setiap
hari, namun ada beberapa momen dan waktu tertentu yang bisa kamu manfaatkan
untuk mengunggah konten di media sosial.
Sebab, pada waktu-waktu tertentu tersebut, pengguna media
sosial sedang tinggi-tingginya mengakses media sosial. Waktu tertentu ini biasa
disebut dengan waktu prime time.
Waktu prime time biasanya berada di waktu sebelum makan
siang, yaitu sekitar pukul 11.00 WIB – pukul 13.00 WIB dan setelah pulang
bekerja atau malam hari, yaitu sekitar pukul 18.00 WIB – pukul 21.00 WIB.
Waktu-waktu tersebut sangat bagus dimanfaatkan untuk kamu
memposting konten, karena akan banyak orang yang melihat postingan mu.
Terlebih, peluang mu untuk mendapatkan engagement akan lebih besar.
9. Tidak selalu menampilkan produk
Seperti yang diketahui, kini pengguna media sosial semakin
kritis dan cermat dalam menggunakan akunnya.
Hal tersebut membuat para admin media sosial perusahaan
harus lebih kreatif dalam memasarkan produknya.
Kamu sebaiknya tidak selalu menampilkan produk-produk dari
perusahaan mu atau hard selling. Sebab, hal tersebut justru akan membuat
followers mu menjauh dan tidak menutup kemungkinan berhenti mengikuti akun
media sosial perusahaan mu.
Tentu hal tersebut akan menurunkan engagement dan berdampak
tidak baik karena secara tidak langsung membuat rugi perusahaan.
Ada baiknya jika kamu melakukan metode soft selling, di mana
kamu tidak selalu menyajikan produk-produk yang dijual tetapi juga memberikan
konten selingan lainnya.
Dengan catatan, konten selingan tersebut sebisa mungkin
tetap berhubungan dengan produk perusahaan mu, sehingga metode soft selling
terlaksana.
Nah, sembilan cara menjadi admin media sosial yang sukses
dan job desk dari admin media sosial sendiri sudah kamu ketahui di atas. Jadi,
apakah kamu sudah menerapkan beberapa tips di atas atau justru baru
mengetahuinya?
Untuk kamu yang sudah menerapkan beberapa cara menjadi admin
media sosial yang sukses, mungkin sudah pernah atau pun sedang bekerja sebagai
admin media sosial.
Meskipun bekerja selama 24 jam, kamu jangan sampai lupa
menjaga kesehatan ya.
Tidak hanya itu, ada baiknya jika kamu juga melindungi diri
dengan asuransi kesehatan. Kamu bisa mengajukannya dengan mudan dan proses yang
cepat di CekAja.com. Perusahaan financial technology yang sudah terdaftar di
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Yuk, ajukan sekarang!

Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.